Thursday, November 25, 2010

Waspadalah !!! Depresi Bisa Tingkatkan Risiko Diabetes│"CYBER INFO"

Waspadalah !!! Depresi Bisa Tingkatkan Risiko Diabetes -Ternyata ada keterkaitan erat antara stress atau depresi dengan penyakit Diabetes,berikut postingan yang saya ambil dari vivanews.com

Diabetes dan depresi bak lingkaran setan. Berdasar studi di Harvard University, depresi meningkatkan risiko diabetes. Demikian pula sebaliknya, diabetes meningkatkan risiko depresi."Studi itu memperlihatkan bahwa dua gangguan kesehatan itu saling memengaruhi satu sama lain," kata pemimpin studi, Dr Frank Hu, profesor bidang nutrisi dan epidemiologi Harvard School of Public Health, Boston, seperti dikutip dari laman MSN.
Studi itu memuat data yang menunjukkan, sekitar 10 persen dari populasi penduduk di Amerika Serikat mengidap diabetes. Sebanyak 95 persen terdiagnosis diabetes tipe 2, yang dipicu obesitas. Sementara sebanyak 6,7 persen dari penduduk usia 18 tahun ke atas mengalami depresi klinis setiap tahunnya.

Gejala diabetes diperlihatkan dengan kadar gula darah tinggi dan ketidakmampuan untuk memproduksi insulin. Umumnya ditandai dengan sering buang air kecil, mudah haus, penglihatan kabur, serta mati rasa di tangan atau kaki. Sedangkan gejala depresi antara lain cemas, putus asa atau bersalah, kurang tidur, nafsu makan hilang atau berlebih, hingga hilangnya minat hidup.

Studi dilakukan dengan mengamati data kesehatan 55 ribu perawat wanita selama 10 tahun. Sebanyak 7.400 partisipan yang depresi, mengalami peningkatan risiko diabetes sebesar 17 persen. Mereka yang terbiasa mengonsumsi obat antidepresan bahkan mengalami peningkatan risiko diabetes hingga 25 persen.

Di sisi lain, lebih 2.800 partisipan pengidap diabetes memiliki risiko 29 persen mengalami depresi. Mereka yang mengonsumsi obat-obatan dan perawatan diabetes memiliki risiko depresi lebih besar.

Tony Z Tang, profesor dari Department Psikologi Northwestern University, mengatakan, pengaruh hubungan antara diabetes dan depresi berkurang ketika partisipan melakukan kontrol berat badan dan melakukan olahraga teratur.

"Ini menunjukkan bahwa hubungan antara depresi dan diabetes dipengaruhi variabel pengganggu," kata Tang. "Dalam istilah awam, obesitas dan gaya hidup tak sehat membuat orang mudah tertekan, dan potensial mengidap diabetes."

Dr Frank Hu menambahkan, tingkat depresi tinggi akan memengaruhi kadar gula darah dan metabolisme insulin, melalui pelepasan hormon stres atau kortisol. Sementara diabetes dapat memicu stres kronis. "Jadi hubungan diabetes dan depresi tak hanya persoalan gaya hidup tak sehat, tapi juga memiliki keterkaitan secara biologis."

sumber ( vivanews.com )

Read More ..

'TARIX JABRIX 3' Awali Album Ketiga The Changcuters

'TARIX JABRIX 3' Awali Album Ketiga The Changcuters-Siapa yang tidak kenal the changcuters, setelah Sukses membintangi Film TARIX JABRIX 1 dan 2. The Changcuters kembali akan memproduksi Film TARIX JABRIX 3. Menurut Tria, saat ini pembuatan skrip sudah beres tinggal tunggu proses reading dan rencananya syuting pada bulan Januari 2011."Salah satu kita akan buat film TARIX JABRIX 3 kalau konsep sudah. Skrip sudah beres, tinggal proses reading dan syuting bulan Januari 2011," ujar Tria saat ditemui di Mega Konser Semesta Cinta RCTI di Hall D2 Kemayoran Jakarta (23/11).

Lebih lanjut Tria, mengungkapkan selain film TARIX JABRIX yang merupakan bagian dari album ketiga Changcuters. Ada lagi kejutan lain yang pastinya tidak kalah menarik dengan albumnya sendiri.

"Itu salah satu gimmicknya. Kalau ada kejutan apa lagi nanti saja, nanti nggak surprise. Film ini aja yang kita kasih tahu," papar Tria.

Sumber (kapanlagi.com)

Read More ..

Ingat,Lima Kesalahan Perlu Dihindari Usai Bercinta │ "CYBER INFO"

Ingat,Lima Kesalahan Perlu Dihindari Usai Bercinta- Bagaimana perilaku anda setelah bercinta? disini akan kita bahas secara detail tips-tipsnya.Setelah bercinta dengan pasangan, hal paling ideal dilakukan adalah bermanja-manjaan. Tetapi, banyak pasangan yang setelah bercinta justru langsung tidur atau sibuk masing-masing. Hal ini tentu saja membuat sisi romantis hilang.Ketahui kesalahan yang sebaiknya Anda dan pasangan hindari saat afterplay, seperti dikutip dari Times of India.

1. Tidur

Sebagian besar pasangan menemukan masalah ini, yaitu salah satu atau keduanya akan tertidur segera setelah berhubungan seks. Ini bisa dibilang kesalahan besar yang dapat 'membunuh' pesona seks. Tidur tidak akan memungkinkan Anda 'menghargai' diri sendiri dan pasangan serta melewatkan kenikmatan gairah malam yang romantis.

2. Langsung mandi

Menikmati mandi air hangat bersama bisa menjadi tindakan foreplay yang seru, tapi bergegas mandi setelah bercinta sebaiknya dihindari kecuali harus siap-siap bekerja. Akan lebih baik jika setelah bercinta, Anda dan pasangan saling bercerita dan ditutup dengan mandi bersama.

3. Menelepon

Setelah bercinta, buru-buru memeriksa ponsel, dan melihat daftar telepon yang tidak dijawab atau sms serta membalasnya. Hal ini sangat tidak romantis, membuat Anda tidak menikmati momen intim. Kesenangan pun segera hilang saat Anda atau pasangan sibuk dengan ponsel.

4. Membawa anak ke tempat tidur

Membiarkan orang melanggar privasi seks Anda pasti akan merusak kenikmatan seksual, tidak terkecuali anak-anak. Banyak ibu memiliki kecenderungan untuk membawa anak-anak tidur bersama di ranjang yang sama dan jika itu terjadi setelah berhubungan seks, bisa jadi lebih buruk. Kondisi ini seperti Anda menolak untuk bermesraan dengan pasangan setelah bercinta.

5. Tidur terpisah

Anda dan pasangan mungkin memiliki kebiasaan tidur terpisah sesekali waktu. Tetapi, melakukannya setelah bercinta adalah ide buruk. Kesannya Anda dan pasangan hanya membutuhkan seks semata, padahal bermesraan tidak kalah pentingnya.

Sumber ( Vivanews.com )

Read More ..

Tips info,Agar Produksi Sperma Melimpah │" CYBER INFO"

gambar ilustrasi pembuahan
Tips info,Agar Produksi Sperma Melimpah - Ini ada info terbaru buat rekan-rekan yang khususnya sudah berumah tangga.yakni masalah sperma.memang kelihatanya agak tabu untuk membahasnya tapi ini sangat penting untuk kita ketahui bersama terutama yang pengen mempunyai keturunan yang baik dan sehat.

Memperhatikan kesehatan sperma sangat penting bagi pasangan yang tengah berencana memiliki buah hati. Sama halnya sel telur, kondisi sperma menentukan tingkat kesuburan.

Salah satu ciri sperma sehat adalah jika jumlahnya mencapai 20 juta per mililiter sperma atau air mani. Demi mempertahankan kesehatan sperma, ada beberapa hal yang perlu Anda tahu, seperti dikutip dari laman Methods Of Healing.

1. Olahraga

Ketika tubuh Anda selalu dalam kondisi yang baik, jumlah kandungan sperma Anda pun akan baik. Mempertahankan kondisi tubuh mudah dilakukan dengan menerapkan olahraga teratur.

2. Ejakulasi

Atur waktu ejakulasi. Tunggu sampai tiga hari untuk ejakulasi lagi. Ejakulasi terlalu sering bisa memperburuk kualitas sperma.

3. Gizi seimbang

Dengan asupan nutrisi yang tepat, seorang pria dewasa bisa memaksimalkan kuantitas sperma. Hindari makanan pedas. Tingkatkan konsumsi sayuran seperti bayam, brokoli, asparagus, dan ganggang laut. Juga buah-buahan seperti tomat, semangka, jambu, dan anggur merah.

4. Air Putih

Tak ada fungsi organ yang berjalan normal saat tubuh kekurangan air. Dalam kondisi dehidrasi akibat kekurangan cairan, produksi hormon penghasil sperma akan terhambat. Takaran ideal, konsumsi air sedikitnya delapan gelas per hari.

5. Pola hidup sehat

Selain asupan nutrisi, kesehatan sperma juga dipengaruhi gaya hidup. Demi kuantitas dan kualitas sperma yang prima, hindari stres, konsumsi rokok dan alkohol. Kebiasan buruk semacam itu bisa merusak kualitas sperma. Pemakaian celana dalam yang terlalu ketat juga memperburuk kualitas sperma.

6. Bercinta di pagi hari

Kebiasaan ini seringkali dijadikan trik untuk mempercepat memiliki momongan. Saat bangun tidur di pagi hari, produksi sperma berada di tingkat tertinggi.

7. Berat badan ideal

Berat badan berlebih bisa memengaruhi kuantitas sperma. Pilih menu-menu diet terbaik yang menunjang perbaikan kualitas kesehatan sperma.

Penurunan jumlah sperma bisa terjadi karena sejumlah alasan. Selain kebiasaan mengenakan celana terlalu ketat, infeksi dalam tubuh juga dapat menurunkan kuantitas dan kualitas sperma. Menjadi penting berkonsultasi dengan dokter karena konsumsi obat-obatan jenis tertentu juga seringkali memengaruhi kualitas sperma.

semoga info ini bermanfaat.

Sumber (Vivanews.com)

Read More ..