Monday, November 29, 2010

Kecanduan dan Gangguan Kepribadian│Cyber info

Kecanduan dan Gangguan Kepribadian-Ketergantungan dan peyalahgunaan obat-obatan (alkoholisme, kecanduan narkoba) merupakan salah satu pola yang bersifat menyerah dan berulang dari perbuatan jahat. Masyarakat banyak kecanduan terhadap hal berikut : perjudian, belanja, internet, ceroboh, dan kejar-kejaran yang membahayakan nyawa (Adrenalin tinggi yang bermutu rendah). Hubungan antara kegelisahan kronis penyakit narsisme, depresi, sifat obsesif dan memaksa, alkoholisme dan penyalahgunaan obat-obatan sangat erat terjalin dan umum dalam praktek klinisnya. Tetapi tidak semua orang narsis, kompulsif, depresif, dan gelisah beralih kepada alkohol atau narkoba.

Fakta penemuan terhadap gen yang membawa sifat alkoholisme tetap diragukan. Pada tahun 1993, Berman dan Noble menyatakan bahwa sifat kecanduan dan kecerobohan hanyalah fenomena yang muncul dan mungkin terhubung satu sama lain, lebih bersifat pokok, seperti mempelajari sesuatu yang baru atau pengambilan resiko. Psikopat (pasien dengan gangguan tingkah laku anti-sosial) mempunyai kualitas du hal ini dalam jumlah yang banyak. Kita akan menemui mereka, menyalahgunakan alkohol dan narkoba dengan berat. Seperti ketika Lewis dan Bucholz mendemonstrasikannya tahun 1991. Tetapi, hanya minoritas kecil dari pecandu alkohol dan narkoba yang psikopat.

Apa yang telah ditentukan adalah kebanyakan pecandu merupakan orang yang narsis dalam sifatnya dan kecanduan mencerminkan tujuannya. Mereka menempatkan dirinya di atas hukum dan tekanan dari dunia dan menjauh dari hinaan dan menenangkan diri dari pahitnya realitas. Mereka menganggap dirinya sebagai pusat perhatian, tetapi juga menempatkannya pada 'Isolasi Istimewa' dari orang yang menjengkelkan dan rendahan. Kewajiban dan pengejaran yang ambisius tersebut akan menghasilkan karakteristik. Mereka adalah pengganti dari kehidupan biasa. Mereka melakukan narsismenya dengan agenda, jadwal, tujuan, dan pencapaian yang salah. Orang-orang narsis atau orang beradrenalin rendah merasa bahwa mereka yang memegang kendali, waspada, gembira, dan penting. Mereka tidak menganggap dirinya sebagai ketergantungan. Orang narsis benar-benar percaya bahwa ia yang memegang kendali atas kecanduannya dan ia dapat keluar setiap saat dalam waktu singkat.

sumber : ( doktermu.com )

Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment